Wujudkan Pilkada Damai dan Sehat Seluruh Calon Bupati dan Wakil Bupati Teken Pakta Integritas

Foto Bersama Usai Penandatangan Pakta Integritas Pemilu Damai dan Sehat di Polda Papua Barat, Rabu (18/9/2020)
Manokwari.M.ID – Sejumlah Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati yang mendaftar di KPU mendeklarasikan Pemilu Damai serta menandatangani Pakta Integritas tidak melanggar protokol kesehatan di masa kampanye, di Aula Arfak confention hall, Markas Polda Papua Barat, Rabu (16/9/2020).
Pilkada tahun 2020 ini berlangsung ditengah pandemi Covid-19 sehingga menjadi tanggung jawab bersama mulai dari pelaksana pemilu, pengawas dan partai politik, bahkan pasangan calon, untuk mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak meluas.
Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Manokwari dan Manokwari Selatan saat melakukan penandatangan Pakta Integritas secara simbolis di Mapolda Papua Barat, Rabu (17/9/2020)
Penandatanganan deklarasi dan pakta integritas tentang kesehatan pilkada dilakukan dalam rapat koordinasi penyelenggara Pilkada, secara serentak di 9 wilayah se Papua Barat yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah, yang terhubung secara Virtual.
Secara simbolis penandatangan pakta integritas dilakukan oleh Bakal Calon Bupati dan wakil Bupati Manokwari dan Manokwari Selatan.
Kapolda Papua Barat Irjen. Pol. Tornagogo Sihombing, dalam penyampaiannya mengatakan penyebaran Covid -19 terua menghantui penyelenggaraan Pilkada serentak Tahun 2020. Sehingga perlu pelibatan semua pihak untuk mengatasinya.
“Dalam PKPU nomor 10 tahun 2020, perlu melibatkan gugus tugas percepatan penanganan covid 19 dalam setiap tahapan Pilkada, “ Ujar Kapolda .
Ia juga menjelaskan, saat ini kondisi Papua Barat jumlah positif covid-19 terus bertambah. Di Empat Bulan terakhir peningkatan drastis terjadi, pada bulan Juni sebanyak 289, Juli sebanyak 433, Agustus meningkat menjadi 807 orang, dan pada September mencapai 1.236 orang.
“Ada dua tahapan dalam Pilkada yang sangat rawan terhadap penyebaran covid-19, yakni tahapan kampanye meliputi pertemuan tatap muka, debat publik, pemasangan alat peraga kampanye, dan kegiatan sosial. Serta tahapan pemungutan suara berupa antrian pemungutan suara, pencoblosan, hingga penghitungan suara,” lanjutnya.
Sementara itu, Gubernur Papua Barat juga berpesan, agar dalam pelaksanaan Pilkada seluruh Bakal calon yang bertanding harus mengedepankan visi dan misinya serta tidak saling menjatuhkan satu sama lain.
“Kita semua adalah satu keluarga besar Provinsi Papua Barat, untuk itu mari kita jaga dengan persaingan yang sehat dengan mengedepankan visi dan misinya. Hindari hoax dan ujaran kebencian dalam pelaksanaan Pilkada kita,” kata Gubernur.
Dari Gubernur Papua Barat, Polda Papua Barat, Pangdam XVIII Kasuari, Kabinda, KPU, Bawaslu sepakat bahwa Protokol kesehatan harga mati untuk pelaksanaan pesta demokrasi di Papua barat.
(TRY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here