Tak Diakomodir Menjadi CPNS dan P3K, Ratusan Honorer Geruduk Kantor Gubernur PB

Manokwari.M.ID – Sejumlah Tenaga Honorer yang tidak terakomodir dalam pengangkatan 1.283 calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) mendatangi kantor Gubernur dan mendesak untuk bertemu dengan Gubernur dan Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat, Selasa (25/8/2020).
Ditemui oleh Asisten II Setda Papua Barat, Melkias Werinussa mereka (honorer) meminta kepada Gubernur dan Sekretaris daerah, agar menyelesaikan permasalahan honorer Papua Barat.
Ratusan tenaga honorer yang tidak diakomodir dalam pengangkatan formasi CPNS dan P3K datangi Kantor Gubernur Papua Barat, Selasa (25/8/2020)
Koordinator Honorer, George Nelwan Menanti mengungkapkan sejak pengumuman sampai hari ini para honorer tidak mengetahui nama-nama yang diakomodir dalam 1.283 honorer yang diangkat.
Mereka juga meyakini banyak nama siluman yang bahkan tidak pernah kerja.
“Tidak diumumkannya nama yang lulus, seolah baik Gubernur, BKD dan seluruh Pejabat melindungi honorer siluman yang diangkat sebagai CPNS dan P3K Papua Barat,” ujar George.
Dikatakannya, sebanyak 484 Orang Honorer dari 25 OPD dilingkup Provinsi Papua Barat siap mendengarkan pengumuman 1.283 nama dari Badan Kepegawaian Daerah dan membandingkan dengan data yang mereka miliki.
“Kami sudah membuat rekapan honorer di Masing-masing Dinas sesuai dengan arahan Pak Sekda Pada tanggal 5 Agustus lalu. Kami ingin mendapat jawaban dan kepastian agar masalah ini selesai,” Katanya lagi.
Bahkan para honorer yang tak terakomodir ini juga mengancam jika permasalahan Honorer Papua Barat tidak diselesaikan oleh Gubernur maka mereka akan melakukan aksi yang lebih besar lagi.
“Kalau memang Gubernur saat ini tidak memulai perjuangan honorer, kami berharap Gubernur bisa menyelesaikan permasalahan ini sampai tuntas. Persoalan ini kalau tidak diselesaikan maka kami akan membuat aksi yang lebih besar lagi,” lanjutnya salah satu honorer lain.
Sementara itu Melkias Werinussa mengatakan seluruh penyampaian dari para honorer akan disampaikan kepada Gubernur Papua Barat yang saat ini sedang tidak berada di Manokwari.
Untuk kelengkapan data, Melkias meminta saat bertemu dengan Gubernur ataupun Sekda nanti para honorer yang tidak terakomodir harus membawa data honorer dari masing-masing OPD dengan tanda tangan Kepala dinasnya.
(TRY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here