Rakernis Lalu Lintas Polda Papua Barat 2020, Polantas Dituntut Lebih Kreatif dan Inovatif

Manokwari.M.ID – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Papua Barat, Senin (16/11/2020), menggelar Rakernis Bidang Lalu Lintas tahun anggaran 2020.
Selain personel Ditlantas Polda Papua Barat, kegiatan Rakernis tersebut juga diikuti Kasat Lantas dari Polres jajaran serta Satker terkait.
Kegiatan Rakernis ini dibuka oleh Kapolda Papua Barat Brigjen Pol. Tornagogo Sihombing. Orang nomor satu dijajaran Polda PB itu, mengingatkan jajaran Polantas agar tidak lagi melakukan pencitraan dalam pelayanan.
“Lalu lintas saat ini tidak seperti dulu, sekarang dibutuhkan inovasi dan kreasi. Sehingga Kasat lantas dan jajarannya sekarang bukan yang bisanya menghukum saja, tapi bagaimana membuat masyarakat sadar bahwa mereka harus selamat di jalan tanpa harus menilang,” Ujar Kapolda.
Lebih lanjut, Tornagogo mengungkapkan Polisi lalu lintas merupakan garda terdepan dalam pelayanan di bidang lalu lintas.

Untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar sadar memakai helm tapi juga sadar menggunakan masker dimasa Pandemi Covid-19.
“Untuk seluruh kasat lantas, kita tidak lagi bekerja dalam konteks pencitraan, kita sadari betul infrastruktur kita belum memadai. Sudah ada instruksi dari Kapolri untuk tidak menilang masyarakat, kondisi sudah sulit jangan kita menambah sulit masyarakat, sehingga perlu inovasi dan kreasi dalam memberikan layanan,” lanjut Kapolda.
Selain itu Kapolda juga memberikan apresiasi kepada Ditlantas Polda Papua Barat atas program Road Safety Patnership Action (RSPA) dengan menyelenggarakan berbagai perlombaan.
Menurutnya, dengan model seperti ini dapat menumbuhkan kesadaran murni yang tumbuh di masyarakat Papua Barat.
Sementara itu, Dirlantas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Raydian Kokrosono mengungkapkan kegiatan rutin Rakernis lalu lintas Tahun 2020 dilaksanakan untuk melakukan evaluasi kinerja bidang lalu lintas sela tahun 2020.
Selain itu untuk menyusun rencana pengamanan pilkada dan operasi lilin yang dilakukan pada bulan Desember.
Dihadapkan dengan Pandemi Covid-19, Kapolda telah menghimbau agar jajaran Polantas tidak melakukan tindakan lapangan (Tilang).
Kegiatan bersifat inpvatif dan kreatif lebih dikedepankan seperti pelaksanaan RSPA yang akan terus berlanjut.
“Ini merupakan bentuk Inpvasi kita untuk masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas, karena memang bentuk penindakan lapangan sudah dikurangi,” ungkapnya kepada wartawan.
Dipaparkan juga, Secara umum diwilayah Papua Barat Jumlah korban Laka lantas sampai dengan Oktober 2020 yakni, 65 Orang Meninggal Dunia, 106 orang luka berat, 309 orang luka ringan, dan kerugian mencapai 1,6 Milyar Rupiah.
“Kita berharap tidak ada peningkatan lagi, jika dibanding tahun lalu terjadi penurunan jumlah kasus, meski kualitasnya meningkat. Semoga penurunan ini terjadi karena edukasi yang diberikan oleh jajaran Polantas diseluruh Papua Barat,” Ungkapnya.
Dalam kegiatan ini juga diberikan penghargaan terhadap pemenang lomba pada kegiatan RSPA 2020 kepada sejumlah pemenang, serta penghargaan kepada 3 orang Polisi lalu lintas yang dianggap inovasinya berhasil dilaksanakan.
(TRY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here