Puskesmas Momiwaren Sempat Dipalang Pemilik Hak Ulayat

Pemilik Hak Ulayat saat memalang jalan masuk menuju Puksesmas Momiwaren
Iklan A2https://www.melanesian.id/wp-content/uploads/2020/10/WhatsApp-Image-2020-09-30-at-20.04.53.jpeg

Mansel.M.ID – Masyarakat yang mengatasnamakan pemilik hak ulayat tanah Puskesmas Momiwaren melakukan pemalangan Puskesmas Momiwaren yang berada di kampung Dembek Distrik Momiwaren Kabupaten Manokwari Selatan pada Jumat (11/09/2020) pagi.

Pemalangan ini dilakukan, karena menurut mereka sampai hari ini Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari Selatan belum melakukan pembayaran tanah ulayat sebesar 4 Miliar rupiah.

Iklan A2

Sekitar pukul 07.30 WIT, pemilik hak ulayat datang dan meminta untuk petugas medis yang sedang menjaga pasien untuk segera bangunan Puksesmas dikosongkan. Hal ini karena mereka akan memalang jalan masuk Puskesmas tersebut. Setelah dikosongkan, pemilik hak ulayat memalang jalan masuk Puksesmas menggunakan pohon.

Salah satu pemilik hak ulayat, Kristiana Ainusi mengaku pihaknya merasa kecewa dengan Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan. Hal ini karena selama ini pemilik hak ulayat belum pernah menerima pembayaran ganti rugi atas tanah yang digunakan untuk pembangunan Puskesmas Momiwaren.

“Jadi kami minta pa Bupati harus bayar cepat, kalau tidak kami tetap palang, Korinus itu bukan orang Mansel dia orang Pegaf, Pemda tidak boleh bayar ke dia” ujar Kristiana.

Setelah mendengar adanya pemalangan, aparat kepolisian dari Polsek Ransiki mendatangi Puskesmas untuk melakukan negosiasi dengan para pemilik hak ulayat. Belum diketahui apa isi dari negosiasi tersebut. Namun akhirnya Pemilik Hak Ulayat mau untuk membuka palang yang menutup pintu masuk Puksesmas.

[YM4]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here