Ketua LMA Teluk Wondama Bantah Spanduk Penolakan Gugatan ke MK Berasal dari Masyarakat Adat

Hugo Ramar

Wasior.M.ID – Tim Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Teluk Wondama ELysa Auri – Fery Auparay (A2) mengisyaratkan akan menggugat hasil Pilkada Kabupaten Teluk Wondama tahun 2020 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketua Tim Pemenangan Paslon A2, Gayus Baibaba enggan menandatangani hasil pleno rekapitulasi perolehan suara yang dilakukan oleh KPU Teluk Wondama. Gayus juga mengatakan paslon A2 berencana akan menggugat hasil Pilkada ke MK.

Di media sosial beredar foto spanduk yang mengatasnamakan masyarakat adat Kabupaten Teluk Wondama yang menolak rencana gugatan tersebut.

Dalam foto, spanduk tersebut dibentangkan oleh oknum yang menggunakan baju kampanye dari salah satu kandidat paslon Bupati dan Wakil Bupati Teluk Wondama.

Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Teluk Wondama, Hugo Ramar membantah pernyataan tersebut berasal dari masyarakat adat Kabupaten Teluk Wondama.

“Kami masyarakat adat tidak pernah mengeluarkan penyataan tersebut. Kami mohon untuk semua pihak tetap tenang dengan tidak membuat provokasi-provokasi tertentu,” ungkapnya.

Selaku Ketua LMA, Ramar juga berharap seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Teluk Wondama harus menghormati semua proses demokrasi yang sedang berjalan di Kabupaten Teluk Wondama.

“MK juga adalah proses demokrasi, oleh karenanya kita masyarakat jangan halangi, biar proses demokrasi berjalan. Kami minta masyarakat untuk tenang, kita tunggu saja keputusan dari MK seperti apa,” pungkas Ramar.

(DAI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here