Kelompok Usaha Jaya Abadi Bantu Mesin Olah Sagu Untuk Kelompok Tani Di Wariab Mansel

Bantuan Mesin Olahsagu yang diberikan oleh Kelompok Usaha Jaya Abadi kepada kelompok tani kampung Wariab
Iklan A2https://www.melanesian.id/wp-content/uploads/2020/10/WhatsApp-Image-2020-09-30-at-20.04.53.jpeg
Mansel.M.ID – Kelompok tani di Wariab Distrik Momiwaren Kabupaten Manokwari Selatan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang akan di kampung tersebut untuk diolah guna mendapatkan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Salah satu sumber daya alam yang diolah oleh kelompok tani Wariab adalah sagu.
Koordinator kelompok tani, Rustam Rumander untuk mendukung pengolahan sagu di kampung tersebut, pada sabtu (14/11/2020) siang telah diserahkan bantuan satu unit mesin pengolah sagu oleh Kelompok Usaha Jaya Abadi. Penyerahan ini dilakukan oleh Robert Rumsayor kepada kelompok tani Wariab.
Robert Rumsayor mengatakan kelompok Usaha Jaya Abadi merupakan salah satu kelompok pemerhati komoditi endemik Papua dan salah satunya sagu.
“Potensi sagu di kampung Wariab tersebut merupakan sebuah potensi yang patut dilihat bersama sebagai potensi yang perlu dikembangkan,”ungkapnya.
Ia berharap potensi ini perlu dikembangkan kedepannya, dengan demikian dapat menambah penghasilan dari warga setempat.
Oleh karena itu, kedepannya Ia meminta semua pihak dapat bahu membahu agar potensi yang ada bisa dikembangkan secara maksimal.
Menanggapi hal ini, Rustam Rumander mengaku potensi hutan sagu yang ada di Wariab apabila dikembangkan maka akan sangat membantu masyarakat.
Karena tidak hanya memberi bantuan mesin, namun Kelompok Usaha Jaya Abadi juga langsung membeli dan menampung hasilnya.
“Saya pikir ini sebuah peluang yang sangat baik untuk kami masyarakat Wariab, sebab hasil olahan kami langsung dibeli oleh Bapak Robert Rumsayor. Dengan demikian, kami sebagai masyarakat kecil tidak perlu kwatir terkait pemasaran,” jelas Rustam.
Dalam kesempatan ini, Ia juga berharap ada perhatian yang sama dari Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan.
Dalam penyerahan bantuan mesin ini turut hadir Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat dan perwakilan kampus Universitas Papua.
 [YM4]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here