Ekonusa Gelar Bootcamp Ilmuan Muda Papua

Foto Sekda Papua Barat, Nataniel Mandacan bersama panitia dan peserta Bootcamp Ilmuan Muda Papua (IMP)
Iklan A2https://www.melanesian.id/wp-content/uploads/2020/10/WhatsApp-Image-2020-09-30-at-20.04.53.jpeg
Manokwari.M.ID – Sepuluh orang mahasiswa di Papua Barat mengikuti kegiatan Bootcamp Ilmuan Muda Papua (IMP) yang diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Paerah Papua Barat bekerjasama dengan Yayasan Econusa, Selasa (15/9/2020).
Perwakilan Direktur Econusa, Rina Kusuma, mengatakan, Dalam proses seleksi sedikitnya Yayasan Econusa menerima 86 Proposal penelitian dari mahasiswa S1 diseluruh tanah Papua.
“Yang hadir untuk mengikuti Bootcamp ini adalah 10 mahasiswa-mahasiswi terpilih, dimana 9 orang berasal dari Universitas Negeri Papua dan 1 orang dari Universitas Cendrawasih,” ujarnya.
Program Ilmuwan Muda Papua akan berlangsung dalam beberapa tahap yakni Pendaftaran, Seleksi Peserta, Bootcamp Ilmuwan Muda Papua, Penelitian Lapang disertai coaching dan supervisi, diakhiri dengan Seminar Hasil Ilmuwan Muda Papua.
“Dalam Bootcamp ini mereka dipersiapkan dengan mendapatkan Cooching dari para ahli serta nantinya akan mendapatkan dana penelitian yang diharapkan dapat mengasilkan penelitian ilmiah yang berkualitas baik,” Lanjutnya.
Sementara itu, Sekretaris daerah Papua Barat Drs. Nathaniel Mandacan, yang membuka langsung Program ini berharap para peserta dapat mengembangkan pendekatan praktis dalam pemanfaatan dan perlindungan sumber daya alam yang ada di Tanah Papua.
“Pemerintah Propinsi Papua dan Papua Barat berkomitmen menjaga 70 persen kawasan hutan dan ekosistem didalamnya dengan model pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. Namun di sisi lain pemahaman dan partisipasi masyarakat khususnya anak muda di Tanah Papua masih sangat terbatas,” Jelas Sekda.
Diakui, sampai saat ini Belum banyak pembelajaran dan penelitian yang dilakukan sejalan dengan kebutuhan perencanaan dan pelaksanaan agenda pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua.
“Saya berharap Hasil penelitian ini dapat di usulkan kepada opd terkait, agar dapat di redisign dalam bentuk program pembangunan daerah. Saya berpesan, agar peserta dapat Memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan diri, dan mengidentifikasi ide tepat guna untuk akselesarasi pembangunan,” Tandas Mandacan.
Pelaksanaan IMP oleh yayasan Econusa juga mendapat apresiasi dari Wakil Rektor 3 Unipa, Keliopas Krey. Ia menyebutkan program tersebut sangat baik terutama dalam peningkatan akreditasi Kampus.
(TRY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here