Alasan Covid-19, UMP Papua Barat 2021 Sama Dengan 2020

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Papua Barat, Fredrik Saiduy

Manokwari.M.ID – Dewan Pengupahan Provinsi Papua Barat menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2021 sama dengan UMP Tahun 2020, yakni sebesar Rp. 3.134.600 Rupiah, Rabu (28/10/2020) Di Swissbel Hotel, Manokwari.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Papua Barat, Fredrik Saiduy di Manokwari mengungkapkan sidang Dewan Pengupahan yang digelar itu berlangsung cukup alot antara perusahaan atau penyedia kerja dengan serikat pekerja.

“Tentunya Serikat Pekerja menginginkan UMP Papua Barat bisa naik. Sedangkan pelaku usaha, harus menyesuaikan kondisi ekonomi saat ini. Kita tahu bersama saat ini kita semua sedang dilanda oleh berbagai masalah terlebih dengan adanya Covid-19 ” kata Frederik.

Setelah dilakukan perdebatan, lanjut Saidui, kedua belah pihak akhirnya bersepakat tidak menurunkan UMP demi perintah undang-undang untuk perlindungan tenaga kerja di Papua Barat. Dalam penetapannya, Dewan pengupahan juga mengacu pada surat edaran menteri ketenagakerjaan Nomor: M/11/HK.04/X/2020 tentang penetapan UMP 2021.

“Akhirnya mereka bersepakat, tidak menurunkan UMP Papua Barat tahun 2021 dari tahun sebelumnya. Kita mengacu pada aturan dimana perlindungan tenaga kerja menjadi prioritas di masa seperti ini,” sebut dia.

Selain menetapkan UMP, sidang Dewan Pengupahan Papua Barat juga menetapkan besaran upah minimum sektoral provinsi (UMSP), dimana dalam penetapannya mengalami perubahan.

Untuk upah sektor Migas, Mengalami kenaikan Menjadi Rp. 5.000.000,- dari sebelumnya Rp. 4.273.600,-. Sedangkan Sektor lainnya tidak mengalami perubahan (tetap). Sektor pertambangan umum sebesar Rp. 3.137.900,- . Sektor jasa konstruksi sebesar Rp. 3.266.200,-. Dan sektor kehutanan, pertanian dan perkebunan Rp. 3.134.600,-.

(TRY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here